UNIVERSITAS PATTIMURA

Hallo Guys Selamat Datang Di Blog Saya🌼
Naruto Uzumaki Maple Story
slide1 slide2

Jumat, 16 Desember 2022

 MATRIKS

Matriks adalah susunan kumpulan bilangan yang di atur dalam baris dan kolom berbentuk persegi panjang. Matrik di cirikan dengan elemen-elemen penyusun yang diapit oleh tanda kurung siku [ ] atau tanda kurung biasa ( ).

Ukuran sebuah matrik dinyatakan dalam satuan ordo, yaitu banyaknya baris dan kolom dalam matriks tersebut. Ordo merupakan karakteristik suatu matriks yang menjadi patokan dalam oprasi-oprasi antar matriks.

Matriks pada umumnya di simbolkan seperti berikut ini :

Keterangan :

A             = nama matrik

m            = banyak baris

n             = banyak kolom

m x n      = ordo matriks

Amxn      =artinya elemen matrik baris ke-m kolom ke-n.

JENIS-JENIS MATRIKS


Matriks Persegi


Matriks persegi adalah suatu matriks yang memiliki banyaknya baris sama dengan banyaknya kolom.

Contoh :

Matriks Baris


Matriks yang hanya mempunyai satu baris saja disebut matriks baris. Ordo matriks baris ditulis (1xn) dengan n > 1, dan bilangan asli.

Contoh :

                

Matriks Kolom


Matriks yang hanya mempunyai satu kolom saja disebut matriks kolom. Ordo matriks kolo ditulis (mx1) dengan m ≥ 2, dan bilangan Asli.

Contoh:

Matriks Diagonal


Matriks diagonal adalah matriks persegi yang semua elemen atau unsur di luar diagonal utamanya adalah nol.

Contoh:

Matriks Identitas


Suatu matriks dikatakn identitas, apabila diagonal yang elemen-elemen atau unsure-unsur diagonal utama bernilai 1 (satu).

Contoh:

Matriks Nol


Dikatakan sebagai matriks nol, apabila semua elemen atau unsurnya adalah nol.

Contoh :

Matriks Simetris/Setangkap

Matriks Simetris adalah matriks persegi yang unsur padabaris ke-n dan kolom ke-m sama dengan unsure pada baris ke-m kolom ke-n.

Contoh:

                

Matriks Segitiga


Matriks segitiga adalah matriks persegi yang mempunyai elemen-elemen di atas diagonal utamanya bernilai nol atai elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol.

Contoh:

TRANSPOSE MATRIKS


Transpose dari suatu matriks Amxn dapat dibentuk dengan cara menukarkan baris matriks A menjadi kolom matriks baru dan kolom matriks A menjadi matriks baru. Matriks baru dinyatakan dengan lambang  :

Contoh:

KESAMAAN DUA MATRIKS


Dua buah matriks A dan B dikatakan sama (ditulis A=B), jika dan hanya jika kedua matriks itu mempunyai ordo yang sama dan elemen-elemen yang seletaknya sama. Karena menggunakan “jika dan hanya jika” maka pengertian ini berlaku menurut dua arah, yaitu:

Jika A=B maka haruslah ordo kedua matriks itu sama, dan elemen-elemen yang seletak sama.

Jika dua buah matriks mempunyai ordo yang sma, elemen-elemen yang seletak juga sama maka A=B.

Contoh 1:

Contoh 2:

OPERASI ALJABAR PADA MATRIKS


Penjumlahan Matriks


Jika A dan B dua buah matriks berordo sama maka jumlah matriks A dan B ditulis A+B adalah sebuah matriks baru C yang diperoleh dengan menjumlahkan elemen-elemen matriks A dengan elemen-elemen B yang seletak.

Pada penjumlahan belaku sifat- sifat :

a.  Komutatif, A+B = B+A

b. Asosiatif, ( A+B)+C = A+(B+C)

c.  Sifat lawan, A+(-A) = 0

d. Identitas penjumlahan, A+0 = A

Pengurangan Matriks


Pengurangan matriks A dengan matriks B adalah suatu matriks yang elemen-elemenya diperoleh dengan cara mengurangkan elemen matriks A dengan elemen matriks B yang besesuaian (seetak), atau dapat pula diartikan sebagai menjumlahkan matriks A dengan lawan negative dari B, dituliskan: A-B = A+(-B).

Seperti halnya pada penjumlahan dua buah matriks, pengurangan dua buah matriks pun terdefinisi apabila ordo kedua matriks tersebut sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar